Selasa, 12 Mei 2015

Pulau Umang-umang, Surga Mungil di Tepian Legundi



Mengunjungi Pulau Legundi kurang lengkap rasanya jika tidak singgah di Pulau Umang-umang yang cantik dan menawan. Pulau Umang-umang ini terletak di Desa Pulau Legundi Kecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran. Pulau ini memang memiliki nama yang sama dengan Pulau Umang-umang yang ada di dekat Pulau Sebuku, Lampung Selatan. Selamat menyelami keindahan Pulau Umang-umang di Tepian Pulau Legundi. 















Perjalanan yang kami lalui untuk sampai di pulau ini memanglah tidak mudah. Bersama Idrus Afandi, Rudiyansyah, Kak Haidir, Kak Dedi dan Kak Ijal, kami berangkat dari Bandar Lampung pada Kamis malam (16/4/2015). Sesampainya di Dermaga I Ketapang, Pesawaran sudah ada Pak Hilman yang menunggu kedatangan kami. Sebelumnya kami memang sudah menghubungi Pak Hilman untuk menyewa kapal menuju Pulau Legundi dan sekitarnya. Satu hari sewa perahu dibanderol dengan harga Rp 700ribu untuk mengunjungi Pulau Legundi dan pulau-pulau di sekitarnya. Tepat pukul 23.00 perahu yang kami tumpangi mulai membelah lautan di Kawasan Teluk Lampung itu.

Baru satu jam perjalanan ombak mulai menguncang kapal yang kami tumpangi. Mata mulai kantuk, kami memutuskan untuk istirahat sejenak sebelum sampai di spot pemancingan Batu Gosong. Satu jam berlalu, kapal yang kami tumpangi lego jangkar di Spot Batu Gosong. Mata kail mulai kami luncurkan di kawasan yang terkenal dengan spot pemancingan yang ramai ini. Menurut Pak Hilman, para “pecandu” mancing biasanya mengunjungi spot yang terletak tak jauh dari Pulau Legundi ini. Berbagai jenis ikan mulai dari layang, pari, dan lainnya banyak hidup di sini. “Banyak para maniak mincing yang berkunjung ke sini sebelum ke Pulau Legundi,” kata dia.

Azan subuh berkumandang dari salah satu masjid tepat saat kami singgah di Dermaga Dusun Selesung Desa Pulau Legundi. Selepas salat dan mengunjungi Pulau Legundi kami melanjutkan perjalanan menuju Pulau Umang-umang. Pulau cantik ini hanya bisa ditempuh dengan menggunakan perahu atau yang biasa disebut masyarakat setempat dengan sebutan motor. Anda jangan heran, di kawasan pulau ini ada dua jenis motor memang, hehehe. Menurut Ibu Ani, salah satu penduduk pulau Legundi motor (perahu bermesin) memang memiliki peranan yang sangat penting. “Kami bisa keluar masuk pulau ya menggunakan motor itulah,” kata dia.

Tak butuh waktu lama, 25 menit perjalanan laut kami sampai di Pulau Umang-umang. Pasir putih nan lembut tampak terlihat jelas dari kejauhan. Pulau tak berpenghuni itu memang menjadi salah satu tujuan wisata saat wisatawan berkunjung ke Pulau Legundi. Pulau umang-umang mulai dikenal wisatawan sekitar tahun 90-an. Namun, wisatawan mulai ramai berkunjung ke sini pada tahun 2000-an.

Kapal yang kami tumpangi tak bisa mendarat di Pulau Umang-umang karena terumbu karang yang begitu rapat dan padat. Menurut Ali Rohman, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Pulau umang-umang ini memang menjadi salah satu tujuan wisata di Kawasan Pulau Legundi. Pulau yang menyuguhkan  panorama bawah laut yang eksotis ini juga banyak dikunjungi wisatawan. Lantaran perahu yang kami tumpangi tak bisa mendarat, alhasil kami berenang untuk sampai di Pulau Umang-umang. Pak Hilman, sang nahkoda perahu menunggu kami di tengah-tengah laut perairan Pulau Legundi. Pemandangan bawah laut Pulau Umang-umang memang benar-benar menawan. Sembari berenang menuju ke tepian, kami menikmati keindahan bawah laut Pulau Umang-umang. Aneka jenis terumbu karang dengan berbagai bentuk dan warna tampak menghiasi bawah laut pulau mungil ini. Mata kami juga tetap awas akan bulu babi yang sewaktu-waktu bisa membuat kaki kami luka.

Pulau Umang-umang memiliki pasir pantai yang bersih dan lembut. Kelembutan pasir pantainya membuat wisatawan yang berkunjung ke sini betah berlama-lama. Beberapa batu dengan ukuran lumayan besar juga terdapat di sini kanan pantai. Batu-batu semakin menambha cantik pulau yang banyak ditumbuhi pohon kelapa ini. 

Idrus Afandi, rekan kami mengatakan bahwa pantai pasir Pulau Umang-umang keren. Cocok untuk para pecinta fotografi. Seru juga buat selfi bareng teman-teman. Menurut Guru di SMK Farmasi Bandar Lampung itu, Pulau Umang-umang menyuguhkan sisi lain keindahan pulau-pulau di Teluk Lampung. Pulau ini juga sangat rekomendid untuk para pecinta wisata karena belum banyak pengunjung yang datang ke sini. “Pantainya keren, cocok untuk liburan akhir pekan Anda,” kata dia. 

Lampung memang surganya pantai bagi para pecinta jalan-jalan. Pantai-pantai yang disuguhkan Tanah Lado ini tentunya berbeda dengan pantai-pantai lainnya. Salah satunya adalah Pantai Pulau Umang-umang yang menawan. Tunggu apalagi, ayo angkat ranselmu dan mulailah berpetualang menuju Pulau Umang-umang. Have a nice day.

2 komentar:

  1. Broh... pantai2 perawan di kawasan lampung apa ya yg blm terkenal tp potensial. Kiluan, pahawang kan sudah dikenal. Salam kenal burhan 081 389 388 085

    BalasHapus
  2. Broh... pantai2 perawan di kawasan lampung apa ya yg blm terkenal tp potensial. Kiluan, pahawang kan sudah dikenal. Salam kenal burhan 081 389 388 085

    BalasHapus

Pages